Kamis, 28 Juli 2016

real story
“Ku mengalah”


Apa salahnya mencintainya
Kenapa kamu selalu meghalangiku,
Kau tak punya perasaaan sedkitkah kepda temamu
Apakah satu  tak ckup bagimu
Kenapa harus dia juga jadi korbanmu
Seharusnya kau sedikit berfikir dewasa
Megerti ... akan tindakan bodohmu

Munduuuur,
diriku mengalah lagi pada aakkiirnya
mengalah....
apa yang bisa kulakukan selain
menerima keadaan.

Ya Allah kapan aku bahagia
Ingin merasakan cinta sejatiku
Ssejauh inii ku belum temukan kekasih sahabat
Yang baik sholeh pengertian

Inginkuu perbaiki sebaik mungkin diriku
Agar, dapat mengenal kekasih sebaik diriku
Semoga mendapatkn hikmah dari ini
Dan mendapatkan yang lebihbaik darinya
Bye bye bye bye


Satu satunya harapan yang tersisa kau ambil juga, setelah semua apa yang kau ambil apakah kurang?. Teman macam apa kau ini. Tapi memang kusadari ungkin bila aku diposisimu aku mungkin bingung. Lbih memikirkan kebahagian “seru”.

juni-2016 (k)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar